Cara Membuat Server WordPress (Nginx) Sendiri Di VPS Ubuntu

Bagi anda yang mau membuat server sendiri di vps untuk menampung blog wordpress tentunya, anda terlebih dahulu harus menginstall beberapa aplikasi open source yang berfungsi sebagai control panel seperti layaknya anda menyewa shared hosting di beberapa layanan murah terutama di indonesia maupun luar negeri.

Berhubungan layanan cpanel berlisensi mahal, maka untuk bisa membuat web server sendiri banyak sekali program gratis selain cpanel seperti control panel webuzo, webmin, zpanel, ispconfig, virtualmin, plesk, direct admin, open panel, dan masih banyak lagi yang lainnya yang bisa kamu manfaatkan untuk membangun web server.
cara membuat server wordpress nginx sendiriTetapi biasanya layanan control panel yang telah saya sebutkan diatas setidaknya anda harus menyewa space vps yang tinggi usahakan minimal memory ram 1GB, prosessor 1 core, dan untuk ruang penyimpanan paling tidak 10GB supaya control panel tersebut bisa bekerja secara optimal.

Namun karena mahalnya layanan vps, maka untuk bisa membeli itu semua membutuhkan modal yang cukup besar tapi anda tidak perlu memikirkan untuk dapat menginstall salah satu control panel apabila spesifikasi vps yang anda miliki, dibawah minimal yang saya sebutkan karena kemungkinan control panel anda malah akan membebani web server dan masih belum lagi ditambah dengan beberapa blog yang anda jalankan di vps tersebut.

Dengan adanya hal demikian saya mencari cara supaya dapat membuat web server sendiri dengan spesifikasi vps yang terbilang sangat minim yaitu hanya memiliki memory ram dibawah 1GB dan dapat kita gunakan untuk web server blog wordpress sedangkan open source yang saya gunakan adalah web server nginx atau engine x.

Rekomendasi VPS Murah SSD Server Singapura

Mengapa memilih server singapura?

Alasannya gini, karena blog anda di indonesia maka dengan memilih server terdekat dengan negara kita merupakan sebuah pilihan yang terbaik karena hal ini akan berfungsi mempercepat kinerja website kita supaya lebih cepat lagi ketika di akses oleh pengunjung.

Sebenarnya ada beberapa vps murah yang tersedia server singapura seperti di digital ocean dimana pada waktu pertama kali kita mendaftar, akan diberikan bonus sebesar $10 setelah melakukan deposit dengan menggunakan paypal atau kartu kredit.

Tapi setelah saya tidak sengaja melakukan browsing dengan mencari layanan vps murah, akhirnya saya menemukan sebuah layanan penyedia vps murah yang lebih murah lagi daripada digital ocean lebih tepatnya di vultr yang juga tersedia server singapura.

Sekarang Pilih Digital Ocean Atau Vultr?

Setelah anda sudah memahami dari kelebihan vps daripada shared hosting, mulai saat ini akan saya bandingkan antara digital ocean dengan vultr yang sama-sama memiliki ruang penyimpanan SSD untuk perbandingannya, silakan lihat perbandingan berikut

Digital Ocean:

  • RAM 512MB
  • Prosessor 1 core
  • Space 20GB SSD
  • Bandwith 1TB / 1000GB

Vultr:

  • RAM 768MB
  • Prosessor 1 vcore
  • Space 15GB SSD
  • Bandwith 1000GB / 1TB

Perbandingan tersebut saya ambil dari harga terendah $5 dari kedua vps maka dapat saya simpulkan bahwa apabila anda ingin memilih space yang besar, pilihlah digital ocean dan untuk mendapatkan ram tinggi pilihlah vultr tapi masih ada yang menarik lagi daripada ini. Lalu apa?

Jika anda mendaftar di digital ocean, bonus yang diberikan setelah melakukan deposit hanya sebesar $10 saja tapi anda bisa mendapatkan bonus yang lebih besar lagi yang jumlahnya hingga $50 lebih tepatnya pada vultr setelah anda melakukan deposit.

Namun untuk bisa mendapatkan bonus sebesar $50 tersebut anda harus memiliki kartu kredit dan bukan kartu debit dan pastikan pada kartu kredit anda, minimal harus terdapat saldo $5 untuk deposit dan mendapatkan bonus $50 untuk selengkapnya, lihat coupon terbaru di Vultr Coupons

Apabila kamu tidak punya kartu kredit, anda masih tetap bisa mendapatkan bonus pendaftaran $20 syarat harus deposit terlebih dahulu dengan menggunakan akun paypal verified.

Gunakan link dari saya dengan klik Dapatkan Bonus $20

Kalau akun paypal anda masih belum terverifikasi, silakan kamu verifikasi terlebih dahulu dengan menggunakan vcc

Jika paypal anda sudah terverifkasi langsung deposit minimal $5 dari saldo paypal untuk mendapatkan bonus $20 aktif hingga 30 hari yang bisa kamu manfaatkan untuk mencoba beberapa layanan cloud server di vultr.

Cara Membangun Web Server Nginx Atau Engine X di VPS Linux Ubuntu

Untuk bisa membuat web server nginx, pastikan VPS yang anda pilih adalah ubuntu 14.04 versi 64 kalau misalkan lainnya kemungkinan pada saat installasi akan mengalami error.

Selain nginx anda juga harus menginstall msql dan php untuk server wordpress atau biasa disebut LEMP (Linux, Engine X, MSQL, PHP) atau LNMP (Linux, Nginx, MSQL, PHP) kedua nama tersebut, pada intinya sama.

Sebelum melakukan installasi, Software yang anda butuhkan untuk melakukan langkah ini adalah silakan download terlebih dahulu PUTTY.

Kalau sudah silakan login ke root menggunakan Putty via SSH setelah itu masukkan password root yang kamu dapatkan dari pembuatan vps.

Setelah berhasil masuk ke root, langkah pertama yang harus kamu install adalah:

1.1. Install Nginx

1. Update System Linux Dahulu

apt-get update

2. Menghapus Installasi Apache2

sudo apt-get purge apache2*
sudo apt-get autoremove -y

Kalau anda tidak ingin menghapus installasi apache2, silakan ganti port default 80 pada apache2 dengan yang lainnya karena port 80 ini akan digunakan pada installasi nginx.

3. Perintah Untuk Installasi Nginx

sudo apt-get install nginx

4. Jalankan Web Server Nginx Dengan Perintah

service nginx start

Sampai dari langkah ini, anda sudah selesai melakukan installasi nginx, dan untuk memastikan apakah nginx sudah bekerja pada vps anda silakan ketik IP vps pada browser yang kamu gunakan untuk contoh yang sudah berhasil terinstall di vps, dapat kamu lihat gambar berikut.

1.2. Konfigurasi Nginx

1. Buka file /etc/nginx/nginx.conf Menggunakan Editor Nano

sudo nano /etc/nginx/nginx.conf

Tekan bersamaan tombol CTRL+W lalu masukkan

worker_processes 4;

Klik Enter dan ganti worker_processes 4; menjadi

worker_processes 1;

Jika sudah tekan CTRL+X lalu Y dan klik Enter.

2. Restart Nginx Service

sudo service nginx restart

3. Buka file /etc/nginx/sites-available/default Dengan Editor Nano

sudo nano /etc/nginx/sites-available/default

Tambahkan atau ubah beberapa pengaturan default nginx yang saya tandai warna merah

server {
listen 80;
#listen [::]:80 default_server ipv6only=on;

root /usr/share/nginx/html;
index index.php index.html index.htm;

server_name masukkan_ip_vps;

location / {
try_files $uri $uri/ =404;
}

error_page 404 /404.html;
error_page 500 502 503 504 /50x.html;
location = /50x.html {
root /usr/share/nginx/html;
}

location ~ \.php$ {
try_files $uri =404;
fastcgi_split_path_info ^(.+\.php)(/.+)$;
fastcgi_pass unix:/var/run/php5-fpm.sock;
fastcgi_index index.php;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
include fastcgi_params;
}
}

Ganti masukkan_ip_vps; dengan ip vps anda atau kamu juga bisa menggantinya dengan domain yang akan kamu jadikan web server.

Lalu simpan dengan menekan CTRL+X kemudian pilih Y lalu Enter

4. Lihat Pengaturan Konfigurasi Nginx Dengan Perintah

sudo nginx -t

Kalau berhasil, akan tampil seperti contoh gambar berikut

5. Restart Nginx Dengan Perintah

sudo service nginx restart

2. Install MYSQL

1. Masukkan Perintah Berikut Untuk Install MSQL

sudo apt-get install mysql-server

Biasanya proses installasi msql sendiri ada beberapa pengaturan lagi seperti buat password root untuk login msql apabila telah tampil seperti pada gambar berikut pada putty, silakan buat password lalu klik Enter.

Masukkan ulang password yang telah anda buat sebelumnya kalau sudah klik Enter.

2. Buat Struktur Direktory Untuk Menyimpan Informasi Database SQL Masukkan Perintah

mysql_install_db

3. Hapus Beberapa Pengaturan Bawaan Installasi MSQL Dengan Perintah

sudo mysql_secure_installation

  • Enter current password for root (Enter for none) : Masukkan password mysql
  • Change the root password? [Y/n] n
  • Remove anonymous users? [Y/n] y
  • Disallow root login remotely? [Y/n] y
    
  • Remove test database and access to it? [Y/n] y
    
  • Reload privilege tables now? [Y/n] y
    

Tanda warna merah merupakan sebuah perintah yang harus kamu lakukan untuk menyelesaikan semua konfigurasi keamanan default bawaan installasi dan pastikan anda melakukannya sesuai dengan panduan diatas.

3. Install PHP

1. Langkah Terakhir Adalah Menginstall PHP Masukkan Command

sudo apt-get install php5-fpm php5-mysql

2. Installasi Module

apt-get install php-apc php-pear php-soap php5-gd php5-imagick php5-imap php5-ldap php5-odbc php5-xmlrpc php5-mcrypt php5-mssql php5-curl -y

3. Setting Konfigurasi Prosessor

sudo nano /etc/php5/fpm/php.ini

  • Tekan CTRL+W dan masukkan cgi.fix_pathinfo=1 di search: lalu klik Enter
  • Ganti cgi.fix_pathinfo=1 menjadi cgi.fix_pathinfo=0
  • Simpan dengan tekan CTRL+X lalu y dan klik Enter

4. Restart PHP Prosessor Dengan Perintah

service php5-fpm restart

5. Buat File info.php Untuk Tes Installasi

sudo nano /usr/share/nginx/html/info.php

Masukkan script php berikut

<?php phpinfo(); ?>

Simpan dengan perintah CTRL+X lalu y dan klik Enter

Langkah terakhir masukkan perintah berikut untuk keluar dari putty

exit

Untuk melihat apakah proses installasi php sudah berjalan dengan baik, anda dapat mengetahui pada file yang telah kamu buat di info.php dengan cara ketik alamat_ip_vps/info.php di browser kalau nanti telah tampil seperti pada gambar dibawah ini, berarti anda sudah berhasil installasi php.

Jika kamu sudah selesai melakukan semua installasi nginx (LEMP) atau (LNMP) maka sekarang, anda sudah selesai membuat web server yang nantinya dapat kita gunakan untuk membuat blog wordpress server nginx untuk panduannya dalam proses pembuatannya, pelajari beberapa langkah berikut:

  1. Cara Install WordPress Di Linux Server Nginx Ubuntu
  2. Cara Menambahkan Banyak Domain Di Linux Server Nginx
  3. Cara Pindah Hosting WordPress Lama Ke VPS Baru

Artikel ini merupakan bagian dari dokumentasi pribadi blog caraterbaru.id untuk memudahkan admin mengingat kembali dalam proses pembuatan web server yang mungkin dibutuhkan untuk kedepannya dalam pengelolaan situs wordpress.